Apa itu JSON?
JSON (JavaScript Object Notation) adalah format teks ringan untuk menyimpan dan mengirim data antar aplikasi. Hampir semua API web memakainya. JSON yang dikirim server biasanya berupa satu baris panjang, sehingga sulit dibaca manusia. Alat ini membuatnya rapi dan berindentasi.
Tiga fungsi sekaligus
- Rapikan (pretty print): menambahkan baris baru dan indentasi agar struktur mudah dipahami.
- Validasi: jika sintaks salah, alat menunjukkan perkiraan baris dan kolom kesalahan.
- Minify: menghapus semua spasi dan baris baru agar ukuran data lebih kecil untuk dikirim atau disimpan.
Contoh
Masukan {"nama":"Budi","umur":25} menjadi tiga baris berindentasi dengan kunci nama dan umur masing-masing pada barisnya sendiri. Memilih minify akan mengembalikannya menjadi satu baris tanpa spasi berlebih.
Kesalahan JSON yang paling sering
- Koma di belakang elemen terakhir (trailing comma).
- Memakai tanda kutip tunggal. JSON mewajibkan tanda kutip ganda untuk teks dan nama kunci.
- Nama kunci tanpa tanda kutip.
- Kurung kurawal atau siku yang tidak berpasangan.
- Komentar (// atau /* */) yang tidak diizinkan dalam JSON standar.
Data Anda tidak meninggalkan browser, sehingga aman dipakai untuk JSON yang berisi data internal. Namun tetap hindari menempel kunci rahasia atau token di perangkat bersama.