Alat teks dan angka

Konverter Angka Romawi

Ubah angka ke Romawi atau Romawi ke angka, 1 sampai 3999.

Konverter angka Romawi ini mengubah angka biasa menjadi angka Romawi (I, V, X, L, C, D, M) dan sebaliknya, sehingga mudah dipakai untuk tahun, bab, atau nomor urut.

Angka Romawi

—

Angka biasa

—

Cara menggunakan alat ini

  1. Pilih arah konversi: angka ke Romawi atau Romawi ke angka.
  2. Isi angka (1 sampai 3999) atau tulis angka Romawi.
  3. Klik Hitung untuk melihat hasilnya.

Apa itu angka Romawi?

Angka Romawi adalah sistem penulisan bilangan dari Romawi Kuno yang memakai huruf: I = 1, V = 5, X = 10, L = 50, C = 100, D = 500, M = 1000. Di Indonesia angka ini masih dipakai pada penomoran bab, nomor jam di jam dinding, tahun di batu peringatan, penomoran undang-undang, dan bulan di nomor surat (misalnya 12/III/2026).

Aturan penulisan

Contoh konversi

Angka 2026 = 2000 + 20 + 6 = MM + XX + VI = MMXXVI. Angka 1994 = M + CM + XC + IV = MCMXCIV. Dengan cara sebaliknya, XLII = 40 + 2 = 42.

Mengapa batasnya 3999?

Dengan huruf M sebagai bilangan terbesar yang boleh diulang tiga kali, angka Romawi standar hanya mencapai 3999 (MMMCMXCIX). Bilangan yang lebih besar secara tradisional memakai garis di atas huruf yang artinya dikalikan 1000, tetapi notasi ini jarang dipakai. Alat ini juga memeriksa keabsahan penulisan, sehingga bentuk salah seperti IIII atau VX akan ditolak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana menulis tahun 2026 dalam angka Romawi?

MMXXVI, yaitu MM (2000), XX (20), dan VI (6).

Berapa angka Romawi untuk 4 dan 9?

4 ditulis IV dan 9 ditulis IX, karena I di kiri V dan X berarti dikurangkan.

Apakah ada angka nol dalam angka Romawi?

Tidak. Sistem Romawi tidak memiliki lambang untuk nol.

Mengapa IIII tidak dianggap benar?

Aturan standar membatasi pengulangan huruf paling banyak tiga kali, sehingga 4 ditulis IV. Namun IIII kadang terlihat pada jam dinding.

Berapa angka Romawi terbesar yang bisa ditulis?

Dalam notasi standar adalah 3999, yaitu MMMCMXCIX.

Alat ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan perkiraan. Hasilnya tidak boleh dianggap sebagai nasihat profesional di bidang keuangan, pajak, hukum, medis, atau teknik. Selalu verifikasi perhitungan penting dengan profesional berkualifikasi atau sumber resmi sebelum mengambil keputusan.