Cara menghitung kebutuhan keramik
Kebutuhan keramik dihitung dari luas lantai dibagi luas satu keping, ditambah cadangan untuk potongan di tepi, kesalahan pasang, dan keramik pecah. Rumusnya: jumlah keping = luas lantai × (1 + cadangan) ÷ luas 1 keping.
Contoh perhitungan
Ruangan 5 × 4 m berarti luas 20 m². Keramik 60 × 60 cm berluas 0,36 m². Dengan cadangan 10%, kebutuhan = 20 × 1,1 ÷ 0,36 = 61,1, dibulatkan ke atas menjadi 62 keping. Jika satu dus berisi 4 keping, Anda perlu 16 dus (64 keping) yang menutup 23,04 m².
Tips agar tidak kurang atau berlebih
- Beli seluruh keramik sekaligus dengan nomor batch (kode produksi) yang sama supaya warna seragam.
- Pola diagonal atau ruangan dengan banyak sudut membutuhkan cadangan lebih besar, sekitar 15%.
- Simpan sisa satu atau dua dus untuk perbaikan di masa depan, karena motif lama sering sulit dicari lagi.
- Kurangi luas area yang tidak dikeramik, misalnya kolom atau lemari built-in, dengan memasukkan luas bersih.
Yang tidak dihitung
Kalkulator ini tidak memasukkan lebar nat dan kebutuhan semen perekat atau mortar. Untuk ruangan berbentuk L, hitung tiap bagian secara terpisah lalu jumlahkan hasilnya. Selalu cek isi dus pada kemasan karena berbeda tiap merek.