Apa itu masa subur?
Masa subur adalah rentang hari ketika kemungkinan hamil paling tinggi. Sel telur hanya hidup sekitar 12 sampai 24 jam setelah ovulasi, sedangkan sperma dapat bertahan hingga lima hari di saluran reproduksi perempuan. Karena itu, hubungan intim beberapa hari sebelum ovulasi tetap dapat menyebabkan kehamilan.
Cara menghitungnya
Ovulasi biasanya terjadi sekitar 14 hari sebelum haid berikutnya. Rumusnya: tanggal ovulasi = hari pertama haid + (panjang siklus − 14). Masa subur dihitung dari lima hari sebelum ovulasi hingga satu hari sesudahnya.
Contoh: haid dimulai 1 Maret dengan siklus 28 hari. Ovulasi sekitar 15 Maret, masa subur 10 sampai 16 Maret, dan haid berikutnya sekitar 29 Maret.
Tips agar perkiraan lebih akurat
- Catat siklus selama beberapa bulan dan gunakan rata-ratanya.
- Perhatikan lendir serviks yang bening dan elastis seperti putih telur.
- Ukur suhu basal tubuh setiap pagi atau gunakan tes LH (alat uji ovulasi).
Batasan penting
Perhitungan kalender hanya perkiraan dan paling cocok untuk siklus yang teratur. Stres, sakit, dan perubahan berat badan dapat menggeser ovulasi. Hasil ini tidak boleh dijadikan satu-satunya metode kontrasepsi. Bila sudah mencoba hamil lebih dari 12 bulan (atau 6 bulan untuk usia di atas 35 tahun), konsultasikan dengan dokter kandungan.